Category: Berita Sepakbola

Empat Pembelian Tergagal di Liga Inggris 2018

Beberapa pemain baru yang ada di ajang Liga Inggris 2018 dianggap gagal sesudah mereka tak bisa menunjukkan performa terbaik mereka dan memberikan prestasi yang berarti bagi klub yang telah membelinya. Paling tidak ada 4 pemain yang dianggap gagal di Liga Inggris 2018 dikutip dari CNN Indonesia. kelima pemain tersebut termasuk Gylfi Sigurdsson (Everton), Alexis Sanchez (Manchester United), Victor Lindelof (Manchester United), dan Ross Barkley (Chelsea). Berikut ini ada beberapa ulasan singkat tentang pemain-pemain itu.

Gylfi Sigurdsson

Di musim ini, klub Everton menjadi salah satu tim yang mana paling aktif di bursa transfer. Paling tidak ada 9 pemain yang didatangkan oleh The Toffees di musim panas yang lalu dan itu termasuk Gylfi Sigurdsson dengan pembelian mencapai Rp, 762 milyar. Akan tetapi sayangnya, performa dari pemain togel online ini di Everton musim ini bisa dikatakan kurang bagus. Performanya tak sama dengan saat ia bermain di Swansea City musim yang lalu. di Liga Inggris musim 2017/2018 Sigurdsson pasalnya Cuma mencetak sebanyak 4 gol saja dari 27 buah laga. Sementara itu di musim lalu, pemain yang berusia 28 tahun ini mengemas 9 gol dalam total 38 pertandingan.

Alexis Sanchez

Manchester United mendatangkan Alexis Sanchez dengan harga yang tidak murah. mereka membelinya dari Arsenal pada bulan Januari 2018 dengan harapan Sanchez mampu menambah serangan mereka ke pertahanan lawan-lawannya di putaran kedua musim ini. debut Sanchez bersama dengan Man United pada ajang Liga Inggris 2018 ini berakhir dengan kekalahannya bersama dengan timnya saat dibekuk oleh Tottenham Hotspur dengan skor 0-2.

Dalam total 11 pertandingannya bersama dengan The Red Devils pemain yang mana pernah mengenakan kostum Barcelona tersebut Cuma bisa mencetak 2 buah gol saja. Hal ini berbeda dengan performa dirinya saat ia masih bersama dengan Arsenal di putaran pertama dengan capaian 7 gol yang diciptakannya dari 19 buah laga.

Victor Lindelof

Pemain ini dikabarkan mengalami kesulitan untuk beradaptasi di awal musim ini ketika bersama dengan Man United. Padahal dirinya diproyeksikan menjadi salah satu andalan Setan Merah sebagai bek tengah. Melihat performa dari Lindelof yang dinilai tak konsisten, Mourinho akhirnya lebih banyak memberi kesempatan Phil Jones, Chris Smalling, dan juga Eric Bailly untuk jadi duet di jantung pertahanan dari Man United.

Pemain dari Swedia itu pun sempat melakukan blunder setelah ia menggantikan Phil Jones pada menit ke-23 dalam pertandingannya melawan Huddersfield Town FC. Di dalam pertandingan tersebut, Man United sayangnya kebobolan 2 gol hanya dalam waktu 2 menit saja dan akhirnya kalah dengan skor 1-2.

Ross Barkley

Barkley pasalnya bergabung dengan Everton ke Chelsea pada 5 Januari 2018 kemarn setelah ia pulih dari cedera panjang hamstring. Dirinya dibeli dengan nilai kira-kira Rp. 285 milyar untuk durasi kontraknya selama 5,5 tahun. Sayangnya, ia yang diproyeksikan sebagai gelandang masa depan timnas Inggris tersebut tak bisa menembus skuat utama dari Antonio Conte. Sampai dengan saat ini, ia Cuma tampil sekali saja di Liga Inggris ketika Chelsea kalah dengan skor 0-3 dari AFC Bournemouth.

Pertandingan tersebut adalah debut Barkley bersama dengan Chelsea dan memiliki peluang menjadi yang terakhir di musim ini. hal ini karena hanya tinggal 1 pertandingan saja di Liga Inggris musim ini.

Theo Walcott Tinggalkan Arsenal Karena Potensi Tak Terpenuhi

Theo Walcott telah menyelesaikan langkahnya dari Arsenal ke Evertonsenilai £ 20 juta.Prestasinya mengabdi selama 12 tahun untuk Arsenal memang patut dikagumi namun potensinya yang tak terpenuhi tidak mungkin diabaikan.Ada hasrat yang membuatnya kemudian hijrah dari Arsenal.Lalu kira-kira warisan apa yang dia tinggalkan di klub yang telah dia ikuti dari usia 16 tahun?

Debutnya di Arsenal

Walcott bergabung bersama Arsenal sejak usia 16 tahun. Dia memulai debutnya di Arsenal sebagai pemain pengganti Freddie Ljungberg saat melawan Aston Villa.Walcott sendiri telah mengalami banyak hal sejak saat itu.Tercatat, dia telah mengikuti lebih banyak permainan untuk klub daripada Thierry Henry dan dia berada dekat di belakang Dennis Bergkamp untuk masa pengabdiannya.Dua belas tahun berlalu, kini pemain yang telah mengabdi paling lama di Arsenal, akhirnya telah memulai bab berikutnya.

Sejak Agustus 2006, banyak hal terjadi di tubuh Arsenal yang akhirnya membuat Arsene Wenger mengalihkan fokusnya kepada kaum muda.Walcott, bersama dengan Cesc Fabregas, dipandang sebagai harapan besar bagi klub. Sayangnya, visi Wenger untuk masa depan tidak terwujud dan hal yang samajuga dirasakan oleh Walcott terutama tentang potensinya yang belum tergali dengan maksimal walaupun prestasinya di Arsenal sangat dibutuhkan.

Ada saat-saat tak terlupakan di sepanjang karirnya di Arsenal. Walcott mencetak gol pertamanya untuk Arsenal di final Piala Liga 2007 saat melawan Chelsea di usia 17 tahun.Dia juga keluar dari bangku cadangan untuk menakut-nakuti Barcelona asuhan Pep Guardiola pada 2010, dan dia memainkan peran kunci dalam kemenangan kedua Arsenal di Piala FA pada tahun 2015, dengan memecahkan kebuntuan saat melawan Aston Villa dengan tendangan voli empat kali di Wembley.

Yang terbaik, Walcott adalah penyerang Agen togel online mematikan dengan kecepatan, kemampuan yang tidak dapat diprediksi dan kemampuan menyelesaikan permainan dalam sekejap.Masalahnya bagi Arsenal, bagaimanapun, adalah bahwa mereka tidak bisa melihat seluruh potensi terbaik yang dimilikinya. Sejak mencetak gol terbanyak untuk tim Wenger dengan 21 gol di 2012/13, Walcott hanya tampil sebanyak 88 dari 174 pertandingan di Premier League.

Seharusnya Dia Hijrah Setahun Lalu

Sayangnya, dia alami cedera pada saat-saat yang sulit.Pada bulan Januari 2014, Walcott sangat menikmati permainannya sebagai striker. Tapi pada saat klubnya tuai kemenangan yang cukup sulit sebanyak 2-0 atas Tottenham di babak ketiga Piala FA, ternyata dia telah mengalami cedera ligamen lutut anterior cruciatumnya yang memaksanya harus berhenti bermain selama 11 bulan dan kehilangan kampanye Piala Dunia 2014. Setelah itu banyak hal terjadi.

Kini menjadi akhir yang menyedihkan saat dia baru memutuskan hijrah dari Arsenal dimana sejatinya terdapatcukup banyak karir yang menjanjikan di luar.Dia seharusnya pindah setahun yang lalu. Seperti diketahui jika dia selalu berada di belakang Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, dan ketika orang-orang seperti Alex Iwobi datang dan membuatnya kembali di belakang, dia seharusnya menerimanya dengan cara pergi dari klub untuk mencari karir di luar.

Saat ini, dia telah memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dan telah berada di lingkungan baru di Everton.Sekarang saatnya kita melihat apakah Walcott bisa memperbaiki nasibnya di Everton atau akan sama dengan nasib di Arsenal. Dia memang memiliki bakat dan potensi untuk menjadi pemain yang dikagumi banyak orang, tapi dia juga membutuhkan usaha dan kerja keras untuk bisa memperbaiki nasibnya.Mungkin, ini adalah jalan terbaiknya.