Menang di GP Italia, Jorge Lorenzo Putuskan Pindah ke Honda

Jorge Lorenzo akhirnya membuktikan kalau dia memang layak memiliki gelar juara dunia MotoGP tiga kali. Setelah dibajak Ducati dari Yamaha dengan nilai kontrak sangat fantastis pada akhir 2016 lalu, Lorenzo memang merapat bersama Ducati sejak 2017 lalu. Namun tahun pertamanya di Ducati berlangsung muram. Bahkan pada 2018 ini, Lorenzo tidak berkutik dan namanya seolah tenggelam di balik rekan satu timnya, Andrea Dovizioso.

 

Tetapi itu tak selamanya terjadi. Pebalap Spanyol berusia 31 tahun itu bangkit dengan perkasa di sirkuit Autodromo Mugello, Italia pada Minggu (3/5) silam. Start di posisi kedua, Lorenzo menyumbangkan kemenangan pertamanya untuk Ducati sebagai juara. Kemenangan ini seolah pembuktian Lorenzo kepada Ducati yang sudah memberi ultimatum agar performanya meningkat. Namun kemenangan ini juga jadi tanda perpisahan Lorenzo bersama Ducati karena mulai musim 2019, Lorenzo memilih berlabuh ke Repsol Honda.

 

Kepastian itu diungkapkan pada Rabu (6/6) siang jika Lorenzo diikat kontrak oleh Honda untuk musim 2019-2020, menggantikan Dani Pedrosa yang berpisah sehari sebelumnya dan kabarnya memilih pensiun. Keputusan Honda ini mematahkan rumor bahwa mereka tertarik dengan Johann Zarco, rookie 2017 yang lebih memilih gabung KTM. Hal ini membuat line-up Honda begitu menyeramkan pada 2019 karena mereka bakal memiliki dua juara dunia yakni Marc Marquez dan Lorenzo.

 

Sejauh ini Marquez dan Lorenzo adalah dua pebalap yang menguasai gelar juara dunia MotoGP sejak 2012. Di mana Lorenzo juara pada 2012 dan 2015 saat bersama Yamaha dan Marquez meraihnya pada 2013, 2014, 2016 dan 2017. Selanjutnya MotoGP akan menggelar seri di sirkuit Catalunya pada 17 Juni 2018. Apakah Lorenzo mampu membuktikan kemampuannya lagi?

 

Valentino Rossi Tak Kaget Jika Lorenzo Menang di Italia

 

Kemenangan Lorenzo di Italia rupanya membuat Claudio Dominecali selaku CEO Ducati bangga luar biasa. Menurut Dominecali, kemenangan ini bukti kemampuan Lorenzo sesungguhnya yang berhasil mengakhiri puasa juara di MotoGP. Saat ini peringkat Lorenzo melonjak ke peringkat 10 dengan total 41 poin. Kesulitan Lorenzo menjinakkan Desmosedici sepertinya sudah mulai teratasi di sisa waktunya bersama Ducati.

 

Unggul 1,5 detik atas Dovizioso dan Valentino Rossi memang raihan istimewa bagi Lorenzo. Namun Rossi yang juga mantan rekan Lorenzo di Yamaha menilai kemenangan itu pencapaian luar biasa. Bagi Rossi yang pernah bergabung ke Ducati pada 2011 dan 2012, menaklukan motor Ducati cukup sulit karena sangat berbeda dengan Yamaha. Tak heran kalau dirinya cukup menduga jika Lorenzo bisa melakukannya, seperti dilansir GPOne.

 

Marc Marquez Kesal Lorenzo Gabung Honda?

 

Berpindahnya Lorenzo ke Honda justru baru-baru ini memunculkan kabar kurang sedap. Marquez disebut kesal dengan keputusan Alberto Puig selaku manajer Honda yang merekrut Lorenzo mulai musim depan. Media Spanyol, Don Balon, mengklaim jika Puig mendatangkan Lorenzo tanpa persetujuan Marquez dan pria berusia 25 tahun itu sebetulnya masih ingin bersama Pedrosa.

 

Don Balon menulis, ‘Marquez yang akan menampilkan wajah santai di depan publik telah memperingatkan. Masa depannya di Honda akan bergantung dengan apa yang terjadi pada 2019. Marquez tetap ingin jadi pebalap nomor satu dalam tim. Dia tak mengerti kenapa Puig merekrut pebalap bintang saat Honda sudah memiliki pebalap terbesar yakni dia’. Media togel online itu membeberkan jika agen Lorenzo yakni Albert Valera menelpon Puig langsung dan meyakinkan kalau Honda RC213V itu cocok untuk Lorenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *