Joko Anwar Bakal Garap Film Superhero ‘GUNDALA PUTRA PETIR’?

Nama Joko Anwar memang begitu gemilang pada tahun 2017 kemarin. Berkesempatan me-remake film horor cult PENGABDI SETAN, Joko sukses mendatangkan lebih dari 4,2 juta penonton ke bioskop. Atas kualitas yang dia lakukan, PENGABDI SETAN sukses bertahta sebagai film terlaris tahun 2017 sekaligus penerima Piala Citra terbanyak dalam ajang film www.mgmcash88.biz paling bergengsi di Indonesia, Festival Film Indonesia 2017.

 

Disebut-sebut mampu meletakkan standar tinggi atas film horor Indonesia, kesuksesan PENGABDI SETAN tak serta-merta membuat Joko latah dan merilis film horor kembali. Sutradara berusia 42 tahun itu justru sempat mengaku tak mau membuat film horor lagi dalam waktu dekat. Dan memulai tahun 2018, Joko membuat kejutan dengan rumor liar yang mengatakan kalau dirinya akan menjadi sutradara film superhero lokal Indonesia, GUNDALA PUTRA PETIR.

 

Rumor ini muncul kala Joko mengunggah gambar potongan lambang sayap tanpa pasangan di akun Instagramnya. Postingan Joko disambut heboh oleh warganet karena menduga jika Joko akan membangunkan Gundala dari tidur panjangnya. Hanya saja setelah unggahannya itu, Joko seperti memilih bungkam.

 

Jika memang Joko terpilih sebagai sutradara karakter superhero yang diciptakan mendiang Harya Suraminata alias bapak Hasmi itu, maka ini adalah langkah mengejutkan bagi proyek film Gundala. Sejak tahun 2014 silam, pembicaraan proyek film ini sudah muncul. Bahkan kala itu, Hanung Bramantyo disebut-sebut akan menjadi sutradaranya dan mengambil tahun 2016 sebagai jadwal rilis. Namun hampir dua tahun berlalu, nasib film ini masih terkatung-katung.

 

Banyak Superhero Lokal Indonesia Dijadikan Film

 

Bicara soal film superhero lokal Indonesia, setidaknya sudah ada tiga yang dirilis di Tanah Air pada masa lalu. Yang pertama adalah RAMA SUPERMAN INDONESIA (1974) yang dibintangi August Melasz, DARNA AJAIB (1980) yang diperankan Lidya Kandou dan GUNDALA PUTRA PETIR (1981) yang dimainkan oleh Teddy Purba. Dan saat geliat film superhero berkembang sangat masif berkat kesuksesan karakter-karakter Marvel dan DC, sineas Indonesia pun mulai melirik untuk melahirkan kembali para superhero lokal.

 

Setidaknya pada tahun 2018 ini, publik bakal disuguhkan film PENDEKAR 212 yang menampilkan Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng legendaris itu. Tak main-main, film arahan Angga Dwimas Sasongko ini bahkan sukses membuat studio raksasa Fox International Productions ikut terlibat. Tak cuma itu saja, dua sutradara Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel yang lebih dikenal sebagai The Mo Brothers digadang-gadang tengah menggodok proyek film SI BUTA DARI GUA HANTU yang baru memulai proses pengembangan produksi tahun 2018.

 

Momok Kegagalan ‘VALENTINE’

 

Tak semua proyek film superhero lokal Indonesia mendapat sambutan manis. Salah satu yang bernasib luar biasa sial adalah VALENTINE. Film yang dirilis pada 23 November 2017 itu bahkan harus dipaksa ditarik dari pasaran setelah cuma empat hari tayang di bioskop. Pihak Skylar Pictures membantah jika penarikan film yang dibintangi oleh Estelle Linden itu karena jumlah penonton minim. VALENTINE resmi ditarik dari bioskop karena masalah teknis CGI yang membuat visual film itu tidak maksimal.

 

Semakin menyedihan lagi karena VALENTINE cuma mampu meraih 10 ribu penonton dalam tiga hari penayangan, kalah jauh dari KELUARGA TAK KASAT MATA yang dirilis bersamaan. Cukup menyedihkan karena proyek VALENTINE bahkan mengambil masa produksi selama dua tahun lamanya. Tak hanya VALENTINE, film VOLT yang konon kabarnya merupakan superhero satu universe dengan Valentine bahkan tak ada kejelasannya.

 

Theo Walcott Tinggalkan Arsenal Karena Potensi Tak Terpenuhi

Theo Walcott telah menyelesaikan langkahnya dari Arsenal ke Evertonsenilai £ 20 juta.Prestasinya mengabdi selama 12 tahun untuk Arsenal memang patut dikagumi namun potensinya yang tak terpenuhi tidak mungkin diabaikan.Ada hasrat yang membuatnya kemudian hijrah dari Arsenal.Lalu kira-kira warisan apa yang dia tinggalkan di klub yang telah dia ikuti dari usia 16 tahun?

Debutnya di Arsenal

Walcott bergabung bersama Arsenal sejak usia 16 tahun. Dia memulai debutnya di Arsenal sebagai pemain pengganti Freddie Ljungberg saat melawan Aston Villa.Walcott sendiri telah mengalami banyak hal sejak saat itu.Tercatat, dia telah mengikuti lebih banyak permainan untuk klub daripada Thierry Henry dan dia berada dekat di belakang Dennis Bergkamp untuk masa pengabdiannya.Dua belas tahun berlalu, kini pemain yang telah mengabdi paling lama di Arsenal, akhirnya telah memulai bab berikutnya.

Sejak Agustus 2006, banyak hal terjadi di tubuh Arsenal yang akhirnya membuat Arsene Wenger mengalihkan fokusnya kepada kaum muda.Walcott, bersama dengan Cesc Fabregas, dipandang sebagai harapan besar bagi klub. Sayangnya, visi Wenger untuk masa depan tidak terwujud dan hal yang samajuga dirasakan oleh Walcott terutama tentang potensinya yang belum tergali dengan maksimal walaupun prestasinya di Arsenal sangat dibutuhkan.

Ada saat-saat tak terlupakan di sepanjang karirnya di Arsenal. Walcott mencetak gol pertamanya untuk Arsenal di final Piala Liga 2007 saat melawan Chelsea di usia 17 tahun.Dia juga keluar dari bangku cadangan untuk menakut-nakuti Barcelona asuhan Pep Guardiola pada 2010, dan dia memainkan peran kunci dalam kemenangan kedua Arsenal di Piala FA pada tahun 2015, dengan memecahkan kebuntuan saat melawan Aston Villa dengan tendangan voli empat kali di Wembley.

Yang terbaik, Walcott adalah penyerang Agen togel online mematikan dengan kecepatan, kemampuan yang tidak dapat diprediksi dan kemampuan menyelesaikan permainan dalam sekejap.Masalahnya bagi Arsenal, bagaimanapun, adalah bahwa mereka tidak bisa melihat seluruh potensi terbaik yang dimilikinya. Sejak mencetak gol terbanyak untuk tim Wenger dengan 21 gol di 2012/13, Walcott hanya tampil sebanyak 88 dari 174 pertandingan di Premier League.

Seharusnya Dia Hijrah Setahun Lalu

Sayangnya, dia alami cedera pada saat-saat yang sulit.Pada bulan Januari 2014, Walcott sangat menikmati permainannya sebagai striker. Tapi pada saat klubnya tuai kemenangan yang cukup sulit sebanyak 2-0 atas Tottenham di babak ketiga Piala FA, ternyata dia telah mengalami cedera ligamen lutut anterior cruciatumnya yang memaksanya harus berhenti bermain selama 11 bulan dan kehilangan kampanye Piala Dunia 2014. Setelah itu banyak hal terjadi.

Kini menjadi akhir yang menyedihkan saat dia baru memutuskan hijrah dari Arsenal dimana sejatinya terdapatcukup banyak karir yang menjanjikan di luar.Dia seharusnya pindah setahun yang lalu. Seperti diketahui jika dia selalu berada di belakang Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, dan ketika orang-orang seperti Alex Iwobi datang dan membuatnya kembali di belakang, dia seharusnya menerimanya dengan cara pergi dari klub untuk mencari karir di luar.

Saat ini, dia telah memutuskan untuk keluar dari zona nyaman dan telah berada di lingkungan baru di Everton.Sekarang saatnya kita melihat apakah Walcott bisa memperbaiki nasibnya di Everton atau akan sama dengan nasib di Arsenal. Dia memang memiliki bakat dan potensi untuk menjadi pemain yang dikagumi banyak orang, tapi dia juga membutuhkan usaha dan kerja keras untuk bisa memperbaiki nasibnya.Mungkin, ini adalah jalan terbaiknya.